Wajah bening mulus seperti artis Korea merupakan impian banyak wanita. Namun bagi beberapa orang, memiliki kulit wajah yang bersih dan tidak berjerawat saja sudah merupakan hal yang diidam-idamkan.
Namun tahukah anda kalau untuk mendapatkan Korean Glass Skin maupun kulit wajah sehat tanpa jerawat sama-sama berasal dari satu hal, yaitu wajah yang bersih.
Kulit yang bersih adalah fondasi bagi skincare rutin. Jangan harapkan skincare akan berfungsi maksimal jika belum membersihkan kulit dengan baik.
Teknik double cleansing merupakan cara membersihkan muka yang akhir-akhir ini tengah populer. Dalam artikel kali ini, kita akan membahas mengenai deep cleansing untuk mendapatkan kulit bersih, do’s and dont’s dalam melakukan deep cleansing, serta cara memilih first cleanser sesuai jenis kulit untuk double cleansing.
1. Double Cleanse, Teknik Dua Kali Pembersihan
Mungkin di antara kita sudah ada yang pernah melakukan double cleansing tanpa menyadarinya, contohnya menggunakan milk cleanser. Namun sekarang jenis pembersih selain milk cleanser sudah beraneka ragam seperti Micellar Water, Cleansing Oil, dan Cleansing Balm.
Seperti namanya, Double Cleansing mengacu pada pembersihan wajah melalui dua tahap, sehingga tidak hanya menggunakan sabun wajah. Tahap pertama double cleansing menggunakan pembersih dari material yang tidak larut di air, seperti natural oil (minyak alami) dari tumbuh-tumbuhan.
Tujuan dari membersihkan wajah dengan natural oil di dalam double cleansing adalah untuk mengangkat dan melarutkan minyak atau sebum yang terdapat pada kulit wajah. Sebum adalah minyak alami yang diproduksi oleh kelenjar sebaceous pada kulit wajah dan terkadang bisa menyebabkan kulit berminyak dan berjerawat.
Ketika membersihkan wajah dengan minyak pada tahap pertama dari double cleansing, minyak yang terdapat pada kulit wajah akan terikat dan terangkat dari permukaan kulit. Hal ini akan membantu membersihkan pori-pori secara lebih efektif, menghilangkan sisa-sisa make-up, debu, kotoran, dan polusi, serta mengurangi risiko terjadinya masalah kulit seperti jerawat dan komedo.
Selain itu, membersihkan wajah dengan minyak pada tahap pertama dari double cleansing juga membantu mengembalikan kelembapan alami pada kulit wajah, sehingga kulit tidak menjadi kering dan teriritasi.
Tahap kedua double cleansing adalah menggunakan sabun wajah yang larut dengan air (face wash). Saat membersihkan wajah dengan minyak pada tahap pertama dari double cleansing, minyak atau sebum yang terdapat pada kulit wajah akan diangkat dan terikat oleh minyak yang digunakan. Namun, sisa-sisa minyak tersebut masih bisa tersisa pada kulit wajah. Oleh karena itu, pada tahap kedua, Anda perlu membersihkan wajah dengan produk pembersih berbasis air seperti sabun dan air untuk menghilangkan sisa-sisa minyak, kotoran, dan sisa-sisa make-up yang tersisa.
2. Jenis-jenis First Cleanser dalam Double Cleansing
Kali ini penulis akan membagikan beberapa jenis first cleanser yang sudah pernah dicoba. Contoh cleanser tahap 1 yang pernah dipakai penulis adalah Milk Cleanser Viva, Micellar Cleansing Water Garnier, DHC Deep Cleansing Oil, Somethinc Omega Butter Deep Cleansing Balm, Gentle Black Fresh Cleansing Oil dari Dear Klairs, dan Senka All Clean Oil.
Oh iya, Penulis memiliki tipe kulit wajah berminyak dan berpori-pori besar. Pokoknya hasil dari tidak merawat wajah dengan benar selama 20 tahunan ;).
Berikut reviu singkat berdasarkan jenis cleanser.
Milk Cleanser
Milk Cleanser Viva adalah ”double cleanser” pertama yang sudah dipakai penulis sejak beberapa tahun yang lalu. Pemakain viva saat itu memang sudah memberikan kesan yang lebih bersih daripada hanya membersihkan wajah pakai sabun muka saja. Kelebihannya milk cleanser viva memang murah dan gampang dijangkau. Namun saat ini, setelah mencoba jenis oil-based-cleanser yang lain, menggunakan milk cleanser menjadikan muka terasa perih dan seperti masih ada residu yang mengganjal.
Micellar Water
Micellar Water dari Garnier. Pemakaian Micellar Water ini sekitar lebih dari enam tahun yang lalu. Sehingga produk dan formulanya sepertinya sudah berbeda dengan yang dijual saat ini. Cara menggunakan micellar water adalah dengan menuangkan beberapa tetes micellar water ke kapas, kemudian mengusapkannya ke wajah. Di kapas akan terangkat noda-noda wajah bahkan saat tidak memakai make up. Namun kesalahan penulis saat itu adalah tidak membersihkan muka lagi menggunakan sabun cuci wajah, sehingga terasa berat dan kurang bersih. Karena merasa kurang cocok, akhirnya penulis tidak melakukan double cleanse lagi, hingga beberapa tahun kemudian penulis menemukan cleansing balm dan cleansing oil.
Cleansing Oil
Cleansing oil dari DHC merupakan cleansing oil pertama yang penulis gunakan secara proper. Di kulit wajah yang berminyak dan berjerawat kala itu, surprisingly menggunakan cleansing oil adalah pilihan yang tepat. Cara menggunakan cleansing oil adalah dengan meneteskan beberapa minyak tsb ke tangan yang bersih dan kering, kemudian diaplikasikan ke wajah. Setelah selesai maka perlu dibilas dengan air hangat. Penulis merasa bahwa membersihkan cleansing oil menggunakan air hangat memiliki efek pembersihan yang lebih bagus daripada menggunakan air bersuhu normal. Selain itu, minyak dan kotoran juga akan lebih gampang terangkat jika dibasuh dengan air hangat.
Senka All Clean Oil memiliki kualitas yang sama dengan Cleansing Oil DHC. Namun untuk membersihkannya wajib menggunakan air hangat, katena dia memiliki tekstur yang lebih thick.
Cleansing oil selanjutnya adalah Black Fresh Cleansing Oil dari Dear Klairs. Menurut Penulis, cleansing oil ini memiliki efektivitas yang paling baik di wajah penulis daripada cleansing oil yang lain. Formulasinya ringan namun efektif mengangat kotoran di wajah. Namun harganya memang tergolong mahal. Cara penggunaannya juga sama dengan cleansing oil yang lain. Aplikasikan ke wajah menggunakan tangan bersih dan kering, kemudian dibasuh dengan air hangat.
Cleansing Balm
Cleansing balm yang penulis pernah coba adalah Somethinc Omega Butter Deep Cleansing Balm. Penulis merasakan efektivitas yang sama antara cleansing oil dan cleansing balm. Cara menggunakan cleansing balm adalah dengan mengambil balm dari jar dengan aplikator yang telah disediakan. Setelah itu balm dapat langsung diaplikasikan ke kulit muka dengan cara menggosokannya. Membersihkannya pun dapat dengan air suhu normal atau air hangat. Tapi tentu jika ada kesempatan. penulis prefer untuk membersihkan cleansing balm dengan air hangat.
Bagi yang bingung memilih antara cleansing balm dan cleansing oil, mereka sama-sama pembersih dengan bahan dasar minyak. Yang membedakan mereka adalah bentuk dan teksturnya. Pilihlah cleanser yang menurut anda praktis dan sesuai dengan budget.
3. Memilih First Cleanser untuk Double Cleansing
Memilih first cleanser bagi yang baru pertama kali mencoba double cleansing mungkin terlihat membingungkan. Jika anda ingin menggunakan oil based cleanser sebagai first cleanser anda, berikut merupakan hal-hal yang perlu anda perhatikan.
Seperti namanya, oil based cleanser memiliki bahan baku natural oil. Pada umumnya jenis Natural Oil memiliki manfaat yang bagus untuk membersihkan kulit muka. Tetapi tidak semua natural oil bisa digunakan untuk semua jenis wajah. Oleh karena itu, perhatikan hal-hal berikut, ya!
- Untuk kulit kering, cari pembersih yang bisa memberikan kelembapan ekstra pada kulit Anda. Untuk kulit sensitif, gunakan pembersih dari jojoba oil atau castor oil.
- Untuk kulit berminyak dan gampang berjerawat, hindari minyak yang memiliki kandungan oleic yang tinggi, seperti coconut oil, camellia oil, shea butter, tanamu oil, dan hazelnut oil (actually, the list goes on). Ini bisa menyumbat permukaan kulit, dan memberikan risiko jerawat lebih tinggi di kulit berminyak. Untuk kulit berminyak bisa menggunakan sunflower seed oil, grapeseed oil, rosehip oil, hempseed oil, evening primrose oil. Bisa juga menggunakan minyak dengan kandungan jojoba oil atau argan oil yang mampu membantu meregulasi produksi minyak.
Intinya, dalam memilih first cleanser untuk double cleansing perhatikan kandungan oil-nya. Biasanya tiap produk sudah memiliki keterangan tentang kecocokan untuk jenis kulit tertentu serta informasi mengenai formula non comedogenic.
Setelah menggunakan cleanser tahap pertama, maka dilanjutkan ke tahap kedua, yakni penggunaan sabun cuci muka. Pemilihan sabun cuci muka sebaiknya disesuaikan dengan kondisi wajah masing-masing. Contohnya untuk kulit berjerawat bisa menggunakan sabun wajah dengan kandungan salicylic acid. Sedangkan untuk kulit wajah kering menggunakan sabun wajah yang mampu menghidrasi dan melembabkan kulit.
4. Sepenting apakah double cleansing?
Bagi penulis, double cleansing adalah step wajib dalam membersihkan muka setiap malam. Meskipun hanya di rumah dan tidak memakai make up, pada malam hari tetap perlu melakukan double cleansing. Setelah merasakan double cleansing, membersihkan muka hanya dengan satu step (sabun muka) saja rasanya kurang bersih.
Hal ini mungkin berbeda tiap orang. Namun di kulit penulis yang berpori besar, menggunakan metode double cleansing benar-benar memberikan efek pembersihan yang sangat bagus. Sehingga mencegah penumpukan kotoran yang menimbulkan jerawat.
5. Do and Donts Double Cleansing
Finally, berikut merupakan hal yang sebaiknya dilakukan dan yang sebaiknya dihindari dalam melakukan double cleansing, khususnya pada saat first cleansing menggunakan oil based cleanser.

Do’s
Pilihkan cleanser sesuai dengan tipe kulit muka. Tips memilih bisa cek ke poin tiga artikel ini ya. Lalu sebisa mungkin gunakan air hangat untuk membasuh first cleanser, apalagi yang berbahan dasar minyak. Jika ragu, bisa beli ukuran mini lalu gunakan untuk area wajah tertentu (test patch). Kemudian, jangan melakukan double cleansing terlalu sering, cukup satu kali sehari setiap malam sebelum agenda skincare rutin.
Dont’s
Meskipun menyenangkan membersihkan muka menggunakan oil based cleanser, tetap saja kita tidak boleh terlalu kasar dan bersemangat saat menggosok kulit wajah. Selain itu, jika menggunakan oil based cleanser, sebaiknya jangan dibilas hanya dengan air dingin karena mungkin masih ada residu yang belum terangkat. Jangan pula membasuh menggunakan air panas karena bisa merusak kulit muka.
6. After Double Cleanse?
Double cleansing sebaiknya dilakukan saat malam hari saja. Setelah melakukan double cleansing, maka bisa dilanjut dengan agenda skin care routine masing-masing. Membersihkan wajah secara optimal merupakan kunci supaya skincare yang kita berikan ke muka menjadi lebih optimal. Dengan melakukan double cleansing secara teratur, kulit wajah akan terhindar dari masalah kulit akibat kulit yang tidak bersih.